Sabtu, 08 Agt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Berita
Berita

Sering Diabaikan! Kebiasaan Saat Keramas yang Malah Bikin Rambut Makin Kusut

✍️ Dewi 🕒 07 Aug 2026 👁️ 2x dibaca
rambut basah
rambut basah Foto: pexels.com/pixabay

Keramas adalah rutinitas dasar dalam merawat kebersihan dan kesehatan rambut. Banyak orang menganggap semakin kuat menggosok atau semakin banyak memakai sampo, maka rambut akan semakin bersih. Namun, pernahkah kamu mendapati rambut justru terasa sangat kusut, kasar, dan sulit diatur tepat setelah selesai keramas?

Jika iya, kemungkinan besar ada kesalahan pada teknik atau kebiasaan keramas yang kamu lakukan. Mengusap atau membersihkan rambut dengan cara yang kurang tepat dapat merusak lapisan kutikula (lapisan pelindung luar rambut), sehingga helai rambut saling tersangkut dan memicu kekusutan.

Berikut adalah beberapa kebiasaan saat keramas yang sering diabaikan, padahal menjadi penyebab utama rambut makin kusut dan rusak:

1. Menumpuk Semua Rambut di Atas Kepala

Kebiasaan memindahkan atau menumpuk seluruh helai rambut ke atas puncak kepala lalu menggosoknya secara memutar adalah kesalahan paling umum.

  • Dampaknya: Gerakan memutar dan mengacak-acak ini memaksa kutikula rambut saling bergesekan dalam kondisi basah dan rapuh.

  • Solusinya: Biarkan rambut terurai secara alami ke bawah. Fokuskan pijatan lembut hanya pada kulit kepala, lalu biarkan busa sampo mengalir turun membersihkan batang hingga ujung rambut saat dibilas.

2. Menggosok Batang Rambut Terlalu Tergesa-gesa dan Kasar

Ujung rambut adalah bagian yang paling tua, kering, dan rapuh. Menggosok ujung rambut secara kasar menggunakan telapak tangan seperti sedang mencuci pakaian akan mengikis kelembapan alami rambut.

  • Dampaknya: Batang rambut menjadi kasar, pecah-pecah, dan saling terbelit satu sama lain.

  • Solusinya: Gunakan bantalan jari (bukan kuku) untuk memijat kulit kepala secara perlahan dengan gerakan lurus dari atas ke bawah. Ujung rambut tidak perlu digosok kuat karena busa yang mengalir sudah cukup untuk membersihkan kotoran.

3. Menyisir Rambut Saat Masih Basah Kuyup

Kondisi rambut basah berada pada titik terlemahnya karena ikatan hidrogen di dalam struktur rambut sedang terputus sementara.

  • Dampaknya: Menggunakan sisir biasa pada rambut yang basah kuyup akan menarik dan meregangkan rambut secara paksa, menyebabkan elastisitasnya hilang, patah, dan memicu kekusutan yang lebih parah.

  • Solusinya: Keraskan atau rapikan rambut dengan jari-jari tangan sebelum membilasnya. Jika harus menyisir dalam kondisi basah, aplikasikan kondisioner terlebih dahulu dan gunakan sisir bergigi jarang (wide-tooth comb) atau detangling brush khusus.

4. Mengabaikan atau Menggunakan Kondisioner dengan Cara yang Salah

Kondisioner berfungsi untuk menutup kembali kutikula rambut yang terbuka akibat paparan sampo dan air. Melewatkan penggunaan kondisioner akan membuat helai rambut tetap terbuka dan kasar.

Selain itu, cara pengaplikasian yang salah juga memengaruhi hasil:

  • Hindari: Mengoleskan kondisioner hingga ke kulit kepala (dapat menyebabkan ketombe dan minyak berlebih).

  • Cara yang Benar: Aplikasikan kondisioner dari pertengahan batang hingga ujung rambut. Diamkan selama 2-3 menit agar kelembapan meresap sempurna sebelum dibilas hingga bersih.

5. Membilas Rambut Menggunakan Air Terlalu Panas

Air hangat memang nyaman untuk merelaksasi tubuh, tetapi air yang terlalu panas dapat meluruhkan minyak alami (sebum) yang dibutuhkan untuk melumasi rambut.

  • Dampaknya: Kutikula rambut terbuka lebar dan kelembapan di dalam batang rambut menguap, menjadikan rambut sangat kering dan mudah tersangkut.

  • Solusinya: Gunakan air suam-suam kuku (lukewarm) saat membilas sampo, dan jika memungkinkan, gunakan air dingin untuk bilasan terakhir guna membantu menutup kutikula sehingga rambut tampak lebih mengkilap dan halus.

6. Mengeringkan Rambut dengan Menggosokkan Handuk

Setelah selesai membilas, kebiasaan membungkus dan menggosok-gosokkan handuk secara kasar pada rambut sering dianggap cara tercepat untuk mengeringkan.

  • Dampaknya: Gesekan serat handuk yang kasar pada rambut basah akan merusak ikatan kutikula dan memicu timbulnya frizz serta kusut seketika.

  • Solusinya: Keringkan rambut dengan cara menepuk-nepuk atau menekan-nekannya secara lembut menggunakan handuk berbahan microfiber atau kaus katun bersih yang lembut.

Langkah Sederhana Pencegahan Sebelum Keramas

Untuk meminimalkan kekusutan sebelum kamu masuk ke kamar mandi, lakukan langkah persiapan singkat berikut:

  1. Sisir Rambut Sebelum Basah: Selalu sisir rambut dalam keadaan kering sebelum keramas untuk mengurai simpul-simpul rambut yang ada.

  2. Gunakan Pre-poo/Minyak Rambut: Jika kamu memiliki rambut yang sangat kering atau keriting, aplikasikan sedikit minyak zaitun atau minyak kelapa di ujung rambut 15 menit sebelum keramas untuk memberikan lapisan pelindung ekstra.

Dengan menghentikan kebiasaan-kebiasaan kecil di atas dan menerapkan teknik keramas yang benar, kesehatan kutikula rambut akan tetap terjaga. Rambut pun akan terasa lebih halus, mudah diatur, dan bebas dari masalah kusut seusai keramas.

Kesimpulan

Rambut yang makin kusut seusai keramas umumnya disebabkan oleh kebiasaan menggosok rambut secara kasar, memindahkannya ke atas kepala, serta penggunaan air panas dan cara mengeringkan yang salah. Kebiasaan-kebiasaan ini merusak lapisan kutikula saat rambut dalam kondisi paling rapuh.

Untuk mendapatkan rambut yang halus dan mudah diatur, kuncinya terletak pada perlakuan yang lembut:

  • Sisir rambut sebelum dibasahi.

  • Fokuskan pembersihan sampo hanya di kulit kepala tanpa mengacak-acak batang rambut.

  • Selalu gunakan kondisioner di ujung rambut.

  • Keringkan dengan cara ditepuk lembut menggunakan handuk microfiber.

Apakah kamu ingin tips tambahan mengenai perawatan rambut khusus, seperti untuk rambut keriting, diwarnai, atau sering lepek?

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update