Rabu, 12 Agt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Berita
Berita

Hati-hati! 5 Kebiasaan Sepele Saat Mandi Ini Bikin Rambut Mudah Patah

✍️ Dewi 🕒 11 Aug 2026 👁️ 2x dibaca
rambut rontok saat mandi
rambut rontok saat mandi Foto: istook

Mandi dan keramas adalah rutinitas harian yang kita lakukan untuk menjaga kebersihan tubuh serta rambut. Setelah seharian beraktivitas di luar rumah, membilas kepala dengan air segar dan sampo beraroma menyenangkan tentu terasa sangat menyegarkan. Namun, pernahkah kamu merasa batang rambut semakin tipis, rontok, atau mudah patah padahal sudah rutin menggunakan kondisioner dan vitamin rambut?

Jawabannya mungkin bukan terletak pada produk perawatan yang kamu gunakan, melainkan pada kebiasaan saat mandi. Tanpa disadari, beberapa aktivitas yang tampak sepele di dalam kamar mandi justru menjadi penyebab utama kerusakan struktur rambut. Saat basah, kondisi molekuler rambut berada pada titik paling rentan karena ikatan hidrogen di dalamnya sedang melemah.

Agar kesehatan dan kekuatan rambut tetap terjaga, kenali 5 kebiasaan sepele saat mandi yang bisa membuat rambut mudah patah berikut ini.

1. Menggunakan Air yang Terlalu Panas

Mandi dengan air hangat memang sangat ampuh untuk melepaskan penat setelah beraktivitas seharian. Sayangnya, suhu air yang terlalu tinggi adalah musuh utama bagi kesehatan batang rambut dan kulit kepala.

Air panas dapat mengikis minyak alami (sebum) yang berfungsi melumulisi dan melindungi lapisan luar rambut (kutikula). Ketika minyak alami ini hilang, kutikula rambut akan terbuka dan kehilangan kelembabannya secara drastis. Akibatnya, rambut menjadi sangat kering, kasar, rapuh, dan mudah patah saat disisir atau disentuh. Selain itu, kulit kepala yang terlalu kering juga dapat memicu produksi minyak berlebih secara abnormal atau bahkan memicu timbulnya ketombe.

  • Solusi: Gunakan air suam-suam kuku (lukewarm) saat membilas sampo, lalu akhiri bilasan terakhir dengan air dingin untuk membantu menutup kembali kutikula rambut sehingga kilau alaminya terkunci.

2. Menggosok Kulit Kepala dan Rambut Terlalu Keras

Saat keramas, sebagian orang merasa bahwa semakin keras menggosok kulit kepala, maka rambut akan menjadi semakin bersih. Kebiasaan ini biasanya dilakukan dengan menggunakan kuku jari atau menggesekkan batang rambut satu sama lain secara kasar.

Memijat kulit kepala dengan kuku dapat melukai lapisan kulit dan menyebabkan iritasi. Sementara itu, menggosok batang rambut saat basah akan merusak struktur kutikula secara mekanis. Ingatlah bahwa rambut basah memiliki elastisitas yang berbeda; ia lebih mudah meregang dan putus jika menerima gesekan yang berlebihan.

  • Solusi: Aplikasikan sampo secara lembut menggunakan ujung jari (finger pads), bukan kuku. Pijat kulit kepala dengan gerakan memutar secara perlahan untuk melancarkan sirkulasi darah, lalu biarkan busa mengalir mengolesi batang rambut tanpa perlu digosok secara kasar.

3. Menumpuk Rambut di Atas Kepala Saat Keramas

Iklan sampo di televisi sering kali memperlihatkan model yang menumpuk seluruh rambutnya di atas puncak kepala saat berbusa. Tren ini terlihat menyenangkan, namun sebenarnya sangat merusak kesehatan rambut, terutama bagi pemilik rambut panjang atau tebal.

Menumpuk dan meremas seluruh rambut di atas kepala membuat helai-helai rambut saling terbelit satu sama lain (tangled). Ketika rambut yang kusut ini dibilas dan dikeringkan, kamu akan kesulitan mengurainya, yang akhirnya memaksa kamu untuk menariknya saat menyisir. Hal inilah yang menjadi pemicu utama rambut patah di bagian tengah batang.

  • Solusi: Biarkan rambut terurai alami ke bawah sesuai arah pertumbuhannya saat kamu mengaplikasikan sampo. Bersihkan kulit kepala terlebih dahulu, lalu usap busanya secara perlahan ke arah ujung rambut secara lurus.

4. Mengeringkan Rambut dengan Menggosokkan Handuk Kasar

Setelah selesai mandi, refleks pertama kebanyakan orang adalah membungkus kepala atau menggosok-gosokkan handuk secara cepat dan kuat agar air cepat meresap. Momen inilah yang sering kali menjadi penyebab terbesar kerusakan rambut.

Handuk mandi berbahan katun biasa umumnya memiliki tekstur serat yang kasar. Gesekan kuat antara serat handuk kasar dan batang rambut yang sedang basah akan membuat lapisan luar rambut terkelupas dan menciptakan friction (gesekan) berlebih. Hasilnya, rambut menjadi mengembang (frizzy), bercabang, dan mudah patah.

  • Solusi: Hindari menggosok rambut. Cukup tekan-tekan (pat dry) rambut secara lembut menggunakan handuk berbahan microfiber atau kaus katun bekas yang lembut untuk menyerap kelebihan air.

5. Menyisir Rambut Langsung Saat Masih Basah Kuyup

Apakah kamu sering menyisir rambut di depan cermin kamar mandi tepat setelah mematikan pancuran air? Jika ya, sebaiknya hentikan kebiasaan ini mulai sekarang.

Saat basah kuyup, ikatan kimia di dalam batang rambut sedang merenggang sehingga fleksibilitas rambut meningkat tetapi kekuatannya menurun drastis. Menggunakan sisir biasa terutama sisir dengan gerigi rapat pada rambut basah akan menarik helai rambut melebihi batas elastisitas alaminya. Akibatnya, rambut tidak hanya rontok dari akarnya, tetapi juga patah di sepanjang batangnya.

  • Solusi: Biarkan rambut mengering hingga sekitar 70-80% secara alami sebelum menyisirnya. Jika kamu terpaksa harus mengurai rambut saat basah (misalnya saat meratakan kondisioner), gunakan sisir bergigi jarang (wide-tooth comb) atau sisir khusus rambut basah (detangling brush) dari arah ujung bawah rambut terlebih dahulu, baru perlahan naik ke atas.

Kesimpulan

Mendapatkan rambut yang kuat, sehat, dan berkilau tidak selalu membutuhkan perawatan mahal di salon. Sering kali, perubahan kecil pada rutinitas harian memberikan dampak yang sangat besar. Dengan menghindari 5 kebiasaan sepele di atas saat mandi, kamu dapat melindungi kutikula rambut dari kerusakan mekanis dan menjaga kelembaban alaminya. Mulailah memperlakukan rambut kamu dengan lebih lembut saat basah, dan rasakan perbedaannya dalam beberapa minggu ke depan!

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update