3 Penyebab Utama Rambut Rusak yang Sering Terabaikan
Rambut rusak seringkali disebabkan oleh tiga faktor utama: paparan panas berlebih, penggunaan bahan kimia, dan kebiasaan perawatan yang salah. Mengetahui pemicu ini membantu kamu merawat rambut agar kembali sehat dan kuat.
Rambut rusak adalah kondisi ketika rambut kehilangan kelembapan, elastisitas, dan kekuatan alaminya. Akibatnya, rambut tampak kusam, bercabang, mudah patah, serta sulit diatur.
Memahami 3 penyebab utama kerusakan rambut penting untuk menentukan perawatan yang tepat agar rambut kembali sehat.
1. Paparan Panas Berlebih
Penggunaan alat penata rambut bersuhu tinggi secara rutin menjadi salah satu pemicu utama kerusakan rambut.
Alat seperti catokan, pengering rambut, atau pengeriting rambut dapat merusak protein alami rambut, yaitu keratin. Selain itu, paparan sinar matahari langsung yang berlebihan juga berkontribusi pada kerusakan ini.
Sinar ultraviolet (UV) dari matahari merusak struktur rambut secara bertahap, menghilangkan warna, dan merusak keratin. Kondisi ini membuat rambut menjadi kering, rapuh, mudah patah, kusam, dan bercabang.
Warna rambut juga bisa memudar seiring waktu.
2. Penggunaan Bahan Kimia
Berbagai proses kimiawi pada rambut dapat menyebabkan kerusakan signifikan. Pewarnaan rambut, bleaching atau dekolorisasi, pelurusan rambut, serta pengeritingan rambut secara kimiawi mengubah struktur internal rambut. Bahan kimia kuat yang terkandung dalam produk tersebut merusak lapisan pelindung rambut atau kutikula. Jika kutikula rusak, rambut akan kehilangan kilau dan kelembutannya, menjadi lebih porus, serta kehilangan kekuatan dan elastisitasnya. Proses oksidasi pada pewarnaan atau bleaching juga dapat mengubah struktur protein keratin. Rambut yang terpapar bahan kimia sering tampak kusam, kering, bercabang, rapuh, mudah patah, rontok berlebihan, memiliki tekstur kasar, dan kilau berkurang. Kulit kepala juga bisa menjadi sensitif dan teriritasi.
3. Kebiasaan Perawatan Rambut yang Salah
Kebiasaan sehari-hari dalam merawat rambut seringkali menjadi penyebab kerusakan yang tidak disadari. Terlalu sering keramas dapat mengikis minyak alami rambut, sementara penggunaan air panas saat keramas menghilangkan kelembapan. Menggosok sampo ke seluruh batang rambut, bukannya fokus pada kulit kepala, juga tidak tepat. Mengeringkan rambut dengan menggosoknya terlalu kuat menggunakan handuk saat basah membuat rambut rentan patah. Rambut dalam kondisi basah rapuh sehingga menyisirnya terlalu sering atau kasar juga dapat menyebabkan kerusakan. Kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang memberi tekanan berlebih pada batang rambut dan folikel. Kurangnya asupan nutrisi seperti protein, zat besi, vitamin D, dan zinc juga membuat rambut tipis dan rapuh. Selain itu, jarang memotong ujung rambut bercabang memungkinkan kerusakan menyebar ke atas. Penggunaan sampo, kondisioner, atau produk styling yang tidak cocok dengan jenis rambut atau mengandung bahan kimia keras juga dapat mengikis kelembapan alami rambut dan merusak strukturnya. Akibatnya, rambut menjadi kering, rapuh, mudah patah, bercabang, kusam, kusut, rontok, dan sulit diatur.
Kerusakan rambut seringkali merupakan kombinasi dari berbagai faktor, baik dari lingkungan maupun kebiasaan sehari-hari. Untuk mengatasi kondisi ini, batasi penggunaan alat penata rambut panas dan selalu gunakan heat protectant. Hindari atau kurangi perawatan kimiawi dengan memberi jeda waktu antar perawatan. Terapkan perawatan rambut yang tepat dengan menggunakan sampo dan kondisioner sesuai jenis rambut. Fokuskan sampo pada kulit kepala dan kondisioner pada batang hingga ujung rambut. Gunakan air dingin atau hangat saat keramas, hindari air panas. Keringkan rambut dengan lembut, tepuk-tepuk menggunakan handuk, dan biarkan mengering alami. Sisir rambut dengan hati-hati memakai sisir bergigi jarang, terutama saat rambut lembap. Hindari mengikat rambut terlalu kencang dan rutin memotong ujung rambut bercabang setiap 6-8 minggu. Penuhi asupan nutrisi harian dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya protein, zat besi, vitamin D, dan zinc. Gunakan masker rambut alami secara rutin, serta aplikasikan vitamin atau serum rambut untuk nutrisi tambahan. Lindungi rambut dari lingkungan dengan mengenakan topi atau menggunakan payung saat beraktivitas di luar ruangan. Pastikan untuk selalu memeriksa informasi terkini sebelum memutuskan perawatan atau produk tertentu.
Disusun dengan bantuan penelusuran web dari: alodokter.com, dove.com, rsmurniteguh.com, loreal-paris.co.id, traveloka.com, cnbcindonesia.com, halodoc.com, klikdokter.com.
