Jumat, 11 Sep 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Berita
Berita

3 Masalah Kesehatan Utama Penyebab Rambut Bercabang

✍️ Dewi 🕒 11 Sep 2026 👁️ 2x dibaca
bercabang-alo
bercabang-alo Foto: alodokter.com

Rambut bercabang sering menjadi tanda ketidaksehatan rambut. Tiga masalah kesehatan utama yang bisa menjadi penyebabnya adalah kekurangan nutrisi, stres berlebihan, dan gangguan hormonal. Memahami akar masalah ini penting untuk perawatan yang tepat.

3 masalah utama penyebab rambut bercabang seringkali berasal dari kondisi internal tubuh yang memengaruhi kesehatan helai rambut secara keseluruhan.

Rambut bercabang, atau trikoptilosis, adalah kondisi umum ketika ujung rambut terbelah menjadi dua atau lebih bagian.

Kondisi ini menjadi tanda bahwa rambut sedang tidak sehat karena lapisan pelindung terluar rambut, yaitu kutikula, mengalami kerusakan dan terkikis.

Ketika kutikula rusak, serat rambut di bagian dalam menjadi terekspos, kehilangan kelembapan, dan akhirnya terbelah di ujungnya.

Rambut bercabang membuat rambut tampak kusam, kering, rapuh, dan sulit diatur, dan jika tidak ditangani, kerusakan dapat merambat naik ke batang rambut, menyebabkan masalah lebih parah seperti rambut patah dan penipisan.

Berikut adalah tiga masalah utama efek samping kesehatan tubuh yang menyebabkan rambut bercabang:

1. Kekurangan Nutrisi

Kekurangan nutrisi adalah penyebab internal yang membuat rambut menjadi rapuh, kering, dan mudah patah.

Masalah ini berasal dari dalam tubuh, memengaruhi kesehatan rambut secara menyeluruh dari folikel hingga ujungnya.

Rambut membutuhkan asupan nutrisi yang cukup, seperti protein, vitamin A, C, E, biotin, serta mineral seperti zinc dan zat besi, untuk menjaga kekuatan dan kelembapannya.

Kekurangan nutrisi penting ini dapat melemahkan struktur rambut dari akarnya, membuatnya rentan terhadap kerusakan dan percabangan.

2. Stres Berlebihan

Stres berlebihan atau kronis dapat membuat rambut menjadi lebih lemah, rapuh, dan rentan terhadap kerusakan.

Kondisi ini berasal dari kondisi psikologis dan fisiologis internal tubuh, yang memengaruhi sistem pendukung kesehatan rambut.

Meskipun tidak secara langsung menyebabkan ujung rambut terbelah, stres dapat secara tidak langsung memperburuk kondisi rambut dengan memengaruhi pola makan, penyerapan nutrisi, dan keseimbangan hormon.

Hal-hal ini dapat menyebabkan rambut kekurangan nutrisi esensial atau mengalami perubahan siklus pertumbuhan, menjadikannya lebih rentan terhadap kekeringan, kerapuhan, dan akhirnya percabangan.

3. Gangguan Hormonal

Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh dapat menyebabkan perubahan kualitas rambut, seperti menjadi lebih kering, rapuh, atau menipis.

Masalah ini berasal dari sistem endokrin tubuh, memengaruhi folikel rambut dan batang rambut.

Dalam beberapa kasus, gangguan hormon dapat menjadi faktor yang memengaruhi kesehatan rambut secara keseluruhan, membuat rambut lebih rentan terhadap kerusakan dan percabangan.

Kondisi ini bisa terkait dengan berbagai faktor internal tubuh, seperti perubahan alami saat kehamilan atau menopause, atau kondisi medis tertentu yang memengaruhi sistem endokrin.

Selain masalah kesehatan internal, beberapa faktor eksternal juga turut berkontribusi pada rambut bercabang.

Ini termasuk paparan panas berlebih dari alat styling, proses kimiawi berulang seperti pewarnaan atau pelurusan, perawatan rambut yang salah atau kasar, penggunaan produk rambut berbahan keras, paparan lingkungan seperti sinar matahari dan polusi, serta kebiasaan jarang memotong ujung rambut.

Semua faktor ini dapat merusak kutikula dan menyebabkan rambut kehilangan kelembapan serta kekuatannya.

Untuk mengatasi dan mencegah rambut bercabang, ada beberapa solusi yang bisa kamu terapkan secara rutin.

Memotong ujung rambut secara teratur setiap 6, 8 minggu adalah cara paling efektif untuk menghilangkan bagian yang sudah rusak dan mencegah kerusakan menyebar.

Selalu gunakan kondisioner setiap habis keramas dan aplikasikan masker rambut setidaknya seminggu sekali untuk hidrasi mendalam.

Batasi penggunaan alat styling panas, dan jika harus menggunakannya, selalu aplikasikan produk pelindung panas terlebih dahulu dengan suhu terendah yang efektif.

Hindari proses kimiawi berlebihan dan beri jeda waktu yang cukup antar perawatan agar rambut pulih.

Sisir rambut dengan lembut, terutama saat basah, dan keringkan rambut dengan menepuknya secara perlahan menggunakan handuk mikrofiber, bukan menggosoknya dengan kasar.

Terakhir, penuhi kebutuhan nutrisi tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya protein, vitamin, dan mineral untuk mendukung kesehatan rambut dari dalam.

Pastikan kamu memastikan sendiri informasi terkini sebelum memutuskan perawatan atau produk.

Disusun dengan bantuan penelusuran web dari: halodoc.com, hellosehat.com, alodokter.com, sephora.co.id, beautynesia.id, okadoc.com, kino.co.id, rambutsehat.com.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update