Kamis, 01 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Berita
Berita

10 Cara Alami Mengatasi Ketombe di Rambut dengan Perawatan Rumahan

✍️ Dewi 🕒 16 Sep 2026 👁️ 6x dibaca
bahan2
bahan2 Foto: kompas.com

Pelajari 10 cara alami yang efektif untuk mengatasi ketombe menggunakan bahan-bahan rumahan. Temukan solusi mudah dan tips tambahan untuk menjaga kesehatan kulit kepala kamu.

10 bahan alami dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi masalah ketombe yang seringkali mengganggu.

Ketombe, yang ditandai dengan serpihan putih di kulit kepala dan rambut, disebabkan oleh berbagai faktor.

Jamur Malassezia globosa seringkali menjadi pemicu utama, terutama di kondisi udara panas dan lembap, karena jamur ini memakan minyak di kulit kepala dan menyebabkan iritasi.

Selain itu, dermatitis seboroik yang membuat kulit kepala iritasi dan berminyak berlebihan juga berkontribusi pada ketombe.

Kulit kepala kering, kebersihan rambut yang kurang terjaga, dan stres juga dapat memicu kondisi ini.

Perubahan hormon, sensitivitas terhadap produk rambut tertentu, penyakit kulit seperti eksim atau psoriasis, serta dehidrasi turut memperburuk masalah ketombe.

1. Minyak Kelapa

Minyak kelapa dikenal mampu melembapkan kulit kepala dan rambut, serta memiliki sifat antimikroba yang efektif melawan jamur penyebab infeksi.

Bahan alami ini juga bermanfaat untuk menghaluskan dan menyuburkan rambut.

Untuk menggunakannya, oleskan satu hingga dua sendok makan minyak kelapa secara merata ke kulit kepala, lalu pijat perlahan.

Diamkan semalaman atau setidaknya 30 hingga 60 menit sebelum keramas seperti biasa dan pastikan rambut terbilas bersih.

Lakukan perawatan ini satu hingga dua kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil maksimal.

2. Lidah Buaya

Gel lidah buaya mengandung zat aktif antibakteri dan antijamur, serta enzim proteolitik yang membantu mengangkat sel kulit mati penyebab ketombe.

Lidah buaya juga dapat mengurangi peradangan, menenangkan iritasi, dan memberikan kelembapan pada kulit kepala.

Aplikasi gel lidah buaya murni langsung ke kulit kepala dapat dilakukan dengan pijatan lembut. Diamkan selama sekitar 15 hingga 20 menit sebelum membilasnya dengan air bersih.

Penggunaan lidah buaya umumnya aman setiap hari, namun disarankan untuk melakukan tes tempel terlebih dahulu guna memastikan tidak ada reaksi alergi.

3. Soda Kue

Soda kue berfungsi sebagai eksfoliator ringan yang membantu mengangkat sel kulit mati dan minyak berlebih di kulit kepala, serta mengurangi rasa gatal.

Sifat antijamurnya juga berperan membasmi jamur penyebab ketombe, sementara kandungan alkalinya dapat membantu menyeimbangkan pH kulit kepala.

Taburkan soda kue secukupnya ke rambut yang basah secara merata, pijat kulit kepala, dan diamkan selama satu hingga dua menit.

Bilas bersih dengan air hangat, dan pada penggunaan awal, beberapa sumber menyarankan untuk tidak menggunakan sampo setelahnya.

Penting untuk menghindari penggunaan terlalu sering karena dapat mengeringkan kulit kepala dan menghilangkan minyak alami rambut jika digunakan dalam jangka panjang.

4. Cuka Apel

Cuka apel mengandung asam asetat yang memiliki sifat antibakteri dan antijamur, efektif melawan jamur penyebab ketombe.

Bahan ini juga membantu menyeimbangkan pH kulit kepala, menghilangkan penyumbatan pori-pori, serta meredakan gatal dan peradangan.

Campurkan cuka apel dan air dengan perbandingan yang sama, misalnya 60 ml cuka apel dengan 60 ml air, atau perbandingan 1:2.

Semprotkan campuran ini ke kulit kepala secara menyeluruh, lalu tutup kepala dengan handuk selama 15 menit hingga satu jam sebelum mencuci rambut seperti biasa.

Perawatan ini dapat dilakukan dua kali seminggu, namun hindari menggunakan cuka apel tanpa diencerkan terlebih dahulu karena dapat mengiritasi kulit kepala.

5. Air Lemon atau Jeruk Nipis

Lemon kaya akan vitamin C, asam sitrat, flavonoid, dan zat besi yang penting untuk kesehatan rambut dan kulit.

Sifat antijamur dan antibakteri pada lemon membantu membersihkan kulit kepala, menyeimbangkan pH, dan menghilangkan minyak berlebih. Jeruk nipis juga bisa menjadi alternatif dengan khasiat serupa.

Oleskan dua sendok teh air perasan lemon ke kulit kepala, pijat, dan diamkan selama beberapa menit sebelum membilas rambut sampai bersih.

Lemon juga dapat dicampur dengan soda kue untuk efek tambahan. Disarankan untuk melakukan tes tempel terlebih dahulu guna menilai apakah ada reaksi negatif seperti gatal atau kemerahan.

6. Tea Tree Oil

Minyak esensial tea tree oil, berasal dari Australia, memiliki sifat antimikroba, antijamur, dan antiradang yang ampuh melawan jamur Malassezia penyebab ketombe.

Bahan ini juga efektif meredakan gatal dan iritasi pada kulit kepala.

Campurkan dua hingga tiga tetes tea tree oil dengan sampo yang biasa kamu pakai atau dengan minyak pembawa seperti minyak kelapa.

Oleskan campuran ini ke kulit kepala dan rambut, pijat lembut, diamkan selama lima menit, lalu bilas hingga bersih.

Gunakan maksimal dua hingga tiga kali seminggu, dan jangan langsung mengoleskan tea tree oil murni ke kulit kepala tanpa diencerkan.

7. Bawang Putih

Bawang putih mengandung allicin dan senyawa sulfur lainnya yang memiliki sifat antijamur dan antimikroba, efektif melawan jamur penyebab ketombe.

Bahan alami ini juga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan membersihkan folikel rambut.

Haluskan beberapa siung bawang putih, lalu campurkan dengan air atau minyak kelapa atau zaitun. Gunakan ramuan ini sebagai bilasan terakhir setelah keramas atau sebagai masker.

Penting untuk mengencerkan bawang putih sebelum aplikasi dan membatasi frekuensi penggunaan untuk menghindari potensi iritasi.

8. Masker Pisang

Pisang memberikan efek melembapkan yang dapat digunakan untuk mengatasi kulit kepala kering, salah satu pemicu ketombe.

Kombinasi pisang dengan cuka apel juga dapat membantu menghilangkan ketombe berkat kandungan vitamin B pada pisang dan keasaman cuka.

Lumatkan satu buah pisang, lalu oleskan pada rambut dan kulit kepala. Diamkan masker pisang ini selama satu jam, lalu bilas menggunakan air hangat.

9. Garam

Tekstur garam yang identik dengan scrub dapat menjadi andalan untuk menggosok ketombe dari permukaan kulit kepala tanpa merusak rambut. Garam membantu mengangkat serpihan ketombe secara fisik.

Ambil sejumput garam, lalu taburkan pada area kulit kepala yang bermasalah dan gosok dengan perlahan. Biarkan selama beberapa menit sebelum membilasnya menggunakan sampo sampai bersih.

10. Telur

Kuning telur mengandung sulfur tinggi yang dikenal memiliki sifat antijamur dan antibakteri, membantu meredakan gatal dan mengurangi ketombe.

Kuning telur juga kaya akan lemak sehat dan lesitin yang melembapkan rambut.

Putih telur mengandung enzim lisozim yang berperan penting dalam membunuh bakteri dan ketombe, serta mengatasi iritasi kulit kepala.

Untuk kuning telur, campurkan dengan satu hingga dua sendok makan minyak zaitun, aduk rata, lalu oleskan pada rambut dan pijat kulit kepala.

Diamkan selama satu jam dengan ditutupi handuk hangat atau penutup kepala, lalu bilas hingga bersih. Putih telur dapat digunakan langsung sebagai masker atau dikombinasikan dengan lemon.

Harap berhati-hati apabila memiliki alergi telur dan sebaiknya lakukan tes tempel terlebih dahulu.

Selain perawatan alami ini, menjaga kebersihan rambut dengan keramas rutin sesuai jenis kulit kepala juga penting.

Mengelola stres melalui teknik pernapasan atau meditasi, mencukupi konsumsi air putih minimal delapan gelas per hari, serta menghindari menggaruk kulit kepala dapat membantu mencegah ketombe.

Pastikan kamu memilih produk perawatan rambut yang sesuai dan menghindari bahan yang dapat mengiritasi. Selalu pastikan sendiri informasi terkini sebelum memutuskan.

Disusun dengan bantuan penelusuran web dari: sunsilk.co.id, carehospitals.com, kalbarprov.go.id, watsons.co.id, hellosehat.com, detik.com, alodokter.com, kemkes.go.id.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update